Stetes Air Mata Bangga Untuk Ibu
Ibu merupakan sesosok wanita yang sangat berpengaruh dalam hidupku,tempat aku mengadu dan berkeluh kesah. Pepatah bilang”cinta Ibu sepanjang zaman, cinta anak sepanjang galah”, tapi itu bukan pribadiku, karena rasa sayangku pada Ibu melebihi apapun di dunia ini tanpa melupakan kodratku sebagai hamba Allah. Selalu di samping Ibu adalah hal terindah dalam hidupku. Kini aku telah jauh dari Ibu, aku hanya dapat mendengar sapaan, omelan, dan nasehatnya lewat secarik kertas yang lusuh dan kusam dengan segala keterbatasan yang ada pada diriku. Sedih rasanya kala itu, tak pernah terbayang di benakku nasehatnya akan aku dengar secepat kilat, tanpa bertatap langsung dengan Ibu. Aku sangat merindukan akan omelannya padaku.
Ini semua adalah pilihan, aku tidak akan berhenti bermimpi dan berhenti berharap karena dengan itulah aku hidup dan bisa berdiri tegak menghadang ombak dan duri kehidupan yang kejam yang datang padaku.Aku ingin seperti bintang kejora yang selalu hadir menerangi malam-malam Ibu, karena Ibu adalah inspirasi terbesar dalam hidupku.
Disaat aku sendiri aku merindukan saat–saat bersama Ibu, karna kesendirian membuat Aku lemah, membuat Aku lelah, membuat Aku bosan, dan membuatku tak bersemangat, karna kesendirian membuatku tidak punya semangat untuk hidup, dan kesendirianlah yang ternyata membunuh jiwaku selama ini.
Aku menginginkan sesosok Ibu selalu di sampingku melewati hari–hariku yang melelahkan yang kan membelai rambutku, menghapus air mataku saat aku terpuruk dan tak berdaya dan yang mengingatkanku saat aku tidak benar di matanya.
Semua ini aku lakukan untuk ibu yang telah melahirkan, membesarkan dan merawatkuku sejak kecil hingga sekarang dengan penuh rasa kasih sayang, walaupun semua pengorbanan yang telah di lakukan oleh Ibu padaku tidak bisa dan tidak akan pernah bisa aku balas dengan apapun di dunia ini, aku berharap jika saatnya tiba, Ibu akan meneteskan air mata bangga untukku karena melihat diriku telah mencapai apa yang diharapkan oleh semua Ibu di seluruh pelosok negeri ini, dan aku ingin mengabadikan itu semua bersama Ibu dan seluruh anggota keluargaku.
Dan yang akan selalu aku ingat adalah nasehat – nasehat ibu padaku, yang telah menghantarkan Aku ketitik tertinggi dari yang tertinggi. Maafkan Aku Ibu,yang selalu membuat air mata Ibu menetas dan Aku telah membuat raga mu yang telah rentan menjadi lemah di setiap hari-hari yang engkau lalui.
Nama : Noviana Putri
NIM : A1C311037
Prodi : Pendidikan Fisika 2011
Cp :087793646102
Kampus : UNIVERSITAS JAMBI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar